Kesehatan | Bacaan 5 menit

Dari Mana Sebenarnya Kentut Berasal?

kentut

Kentut itu hal yang normal dan hampir semua orang ngalamin setiap hari, ngab. Tapi lo pernah kepikiran gak, sebenarnya kentut yang keluar itu asalnya dari mana?

Dari Udara yang Kita Telan

Sebagian gas di dalam saluran pencernaan berasal dari udara yang tanpa sadar ikut tertelan saat makan, minum, mengunyah permen karet, atau berbicara.
Udara tersebut kemudian masuk ke saluran pencernaan dan sebagian akhirnya dikeluarkan melalui kentut.

Dari Proses Pencernaan Makanan

Sumber lainnya berasal dari proses pencernaan. Saat makanan sampai di usus besar, bakteri di dalam usus akan memecah sisa makanan yang belum tercerna.
Dalam proses tersebut, bakteri menghasilkan berbagai jenis gas seperti hidrogen, karbon dioksida, dan metana. Gas inilah yang kemudian menumpuk dan dikeluarkan sebagai kentut.

Kenapa Ada Kentut yang Bau?

Sebagian besar gas kentut sebenarnya tidak berbau. Bau kentut biasanya berasal dari sejumlah kecil senyawa yang mengandung sulfur yang dihasilkan oleh bakteri di usus.
Itulah kenapa makanan tertentu, seperti telur atau makanan tinggi sulfur, pada sebagian orang bisa membuat kentut terasa lebih bau.

Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Kentut?

Frekuensi kentut bisa berbeda-beda pada setiap orang. Pola makan, jenis makanan, jumlah udara yang tertelan, hingga kondisi sistem pencernaan bisa memengaruhinya.
Makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran tertentu, dan beberapa jenis buah juga bisa meningkatkan produksi gas karena lebih banyak difermentasi oleh bakteri usus.

Jadi, Kentut Itu Normal?

Iya. Kentut merupakan bagian normal dari proses pencernaan tubuh. Justru, menahan kentut terus-menerus bisa membuat perut terasa tidak nyaman atau kembung.

Namun, kalau kentut tiba-tiba menjadi jauh lebih sering dan disertai nyeri perut, diare, sembelit, atau penurunan berat badan tanpa sebab, sebaiknya diperiksa karena bisa menandakan adanya masalah pencernaan.

Instagram Cowokharustahu